TITAN

Welcome To My Blog

PATI 2015

Daerahku

NGANJUK


Nganjuk memiliki beberapa tradisi dan makanan khas. Salah satu tradisi di Nganjuk adalah,

A.     Tradisi Mandi Sedudo Dan Mandi Pusaka
Pada masa lampau, kawasan Sedudo merupakan tempat pertapaan Ki Ageng Ngaliman, tokoh pelopor penyebaran agama Islam di Nganjuk. Sebagai penghormatan atas jasa-jasanya, maka setiap bulan Suro sebuah upacara ritual selalu digelar. Ritual yang diberin nama pengambilan Air Sedudo itu diisi dengan acara iring-iringan gadis berambut panjang yang berbusana adat Jawa, berjalan perlahan menuju kolam yang berada tepat di bawah air terjun.

Mereka percaya, air yang mengalir tak henti-hentinya mengalir di Sedudo, bersumber dari tempat keramat, yakni tempat di mana para dewa bersemayam. Tak heran, ketika malam tahun baru Hijriyah 1 Muharram, atau biasa dikenal malam 1 Suro oleh masyarakat Jawa, ribuan pengunjung selalu memadati Sedudo. Di tengah dinginnya air terjun Sedudo, mereka mandi beramai-ramai di kolamnya.

B.     Makanan khas nganjuk

1.     Nasi becek.
Yaitu sejenis gulai kambing yang memiliki rasa khas dengan penambahan irisan daun jeruk nipis.




2.      Dumbleg.
Dumbleg adalah jajanan tradisional khas Nganjuk, Jawa Timur. Tepatnya di daerah Kecamatan Gondang dan sekitarnya. Makanan yang unik ini memang mirip pudak (makanan khas Gresik) tapi yang membuat berbeda adalah rasa dan tampilannya. Rasa dumbleg ini manis legit dan bentuknya panjang kayak lontong. Jajanan ini yang terbuat dari tepung beras, gula jawa, dan  santan yang dibungkus dari pelepah jambe.
Makanan ini hanya ada pada hari-hari tertentu di Pasar Gondang (tiap Pasaran Pon) dan Pasar Rejoso (tiap pasaran kliwon).





3.      Onde-onde Njeblos.
Yaitu semacam onde-onde tapi tidak berisi. Berbentuk seperti bola yang ditaburi wijen.




4.      Nasi Pecel.
Yaitu semacam nasi yang ada sayurnya (kulup) ditaburi dengan pedasnya sambal pecel, ciri khas asli Nganjuk sangat pedas dan rempeyek yang renyah.



5.      Krupuk Upil.
Yaitu krupuk yang digoreng tanpa minyak tetapi menggunakan pasir.




Share this:

JOIN CONVERSATION

    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar